Mengelola Widget atau Gadget Blog

Mengelola berbagai gadget yang ada pada blogger sehingga blog tampak elegan

ROHIS SMK Negeri 2 Tanjungbalai

Rohis SMK Negeri 2 Tanjungbalai adalah salah satu ekskul tentang penanaman nilai-nilai keagamaan atau rohani

Make Money at Home

Cara menjadikan Blog Penghasil Uang Online.

Buku Blog Terbaru !

Dapatkan Buku mengelola blog sebagai media pembelajaran online disini cp : 085276327027.

BJGP-Rizal, Pembelajaran Online Guru Elektronika

Blog Guru Elektronika SMK Negeri 2 Tanjungbalai yang mendapatkan penghargaan khusus pada event GURARU AWARD 2012.

Tips Percantik Blogger

Tampilkan postingan dengan label Kanker prostat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kanker prostat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 September 2013

Kanker Prostat



Penderita kanker prostat terutama menyerang orang yang berusia 60 tahun atau lebih. Gejala yang ditimbulkan berupa sulit kencing. Untuk mengeluarkan kencing penderita harus mengedan keras karena saluran kandung kemih tertekan oleh kanker. Kanker prostat ini dipengaruhi oleh hormon seks, hormon seks lelaki akan mempercepat pertumbuhannya sedangkan hormon seks wanita akan menghambat. Anak sebarnya mudah masuk ke tulang panggul sehingga tulang panggul mudah patah. Gejalanya kencing penderita sering berdarah.
Penyebab:
Belum diketahui pasti.
Pengobatan:
Resep 1:
20 gr kulit jeruk lemon, 30 gr tumbuhan tapak dara, 15 gr biji buah makasar, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, dan diminum.
Resep 2:
2 buah jeruk mandarin, 30 gr daun bunga waru landak, 15 gr jamur kayu/lin zhi, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, dan diminum.
Resep 3:
1 buah jeruk mandarin, 1 buah pir, 200 gr semangka, 60 gr temu putih, 2 buah pace (potong-potong) diblender dengan air secukupnya, diminum 2x sehari.
Catatan:
Jamur kayu/lin zhi dapat dibeli di Supermarket atau toko obat Tionghoa, hanya sebagai terapi pendamping, tetap konsultasi kepada dokter.


(Sumber: Penyembuhan dengan jeruk oleh Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma)